Langsung ke konten utama

Postingan

ISLAM DATANG DALAM KEADAAN ASING DAN IA AKAN KEMBALI DALAM KEADAAN ASING

Terharu membaca artikel yang ditulis oleh Abu Muawiah ini , sesuai dengan keadaan sekarang… kala orang-orang yang belajar agama dan berhijrah sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya dianggap asing dan aneh, sementara orang-orang yang sikap dan tindakannya jauh dari tuntunan Allah dan Rasul-Nya, justru dijadikan contoh dan dianggap biasa… Nauzubillah min Zalik. Semoga terhindar dari segala macam fitnah dunia. Ya Allah, jadikanlah kami umat-Mu yang terasingkan itu…Mashaallah …. ISLAM DATANG DALAM KEADAAN ASING DAN IA AKAN KEMBALI DALAM KEADAAN ASING Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208) Hadits ini adalah salah satu di antara tanda-tanda kenabian Nabi Muhammad SAW karena mengandung pengabaran te...

Salaam (Peace Be On You) As Taught By Prophet Muhammad SAW

Rasulullah SAW with in a long of his life, for meeting the people always said Salaam. Salaam in Islam means peace and greetings which Muslims uses in everyday life as like to become a good muslims. The rule in Islam is that when we are offered a greeting, we return it with a better one, or with its equal at least. Allah SWT orders in the Qur'an: "When a greeting is offered you, answer it with an even better greeting, or (at least) with its like. God keeps count of all things." (Surah an-Nur; 4: 86) Our Prophet Muhammad was sitting one day with his Companions (Sahabah) and they were talking together. A person came in without asking permission and didn't even offer his Salaam (Islamic Greeting). "Why didn't you say Salaam (Peace be on you)?" and "Why didn't you ask permission to come in?" questioned Prophet Muhammad SAW. "Go back. Ask our permission and greet us with your Salaam (Peace be on you) before you come in," Prophet Muha...

Dari Mana Asalnya Nasi?

Nasi adalah makanan pokok sebagian besar rakyat Indonesia. Tahukah kamu, bagaimana proses pengolahan padi sehingga menjadi nasi yang setiap hari kita makan? Terdapat dua cara pengolahan padi yaitu dengan teknologi tradisional dan teknologi modern. Berikut adalah proses pengolahan menggunakan teknologi tradisional. Setelah tanaman padi menguning dan dipanen. Petani kemudian merontokkan butir-butir padi dengan cara memukulkan tanaman padi ke sebuah alat yang dinamakan grejag atau gebotan. Butiran padi ini kemudian dijemur hingga kering di bawah panas matahari. Saat menebarkan butiran padi tersebut di tempat penjemuran, petani menggunakan alat yang dinamakan garu. Setelah itu butiran siap untuk dipisahkan dari kulitnya menggunakan alat yang dinamakan lesung dan alu . Nah, butiran padi yang teleh terlepas dari kulitnya dinamakan beras yang telah siap untuk dimasak. Adapun proses pengolahan padi menggunakan teknologi modern juga melalui tahapan yang sama dengan teknologi tradision...

MENCETAK GENERASI CINTA LINGKUNGAN

Rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar tidak akan tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Pembiasaan yang baik mengenai cara-cara menjaga lingkungan terutama tentang penghijauan hendaklah sudah mulai ditanamkan kepada anak-anak sejak mereka sudah mengerti tentang mahluk Tuhan, seperti tumbuh-tumbuhan.             Segala daya dan upaya dilakukan oleh para pendidik agar anak-anak didik mereka mau peduli dan cinta terhadap lingkungan mereka. Seperti yang sedang dilakukan oleh beberapa siswa kelas 4 SDIT Al Ittihad baru-baru ini. Dalam menerapkan pembelajaran tentang Lingkungan Hidup, siswa-siswa kelas IV diajak untuk menyumbangkan salah satu tanaman penghijauan yang bernama Saberna. Saberna adalah sebuah jenis tanaman yang sangat mudah ditanam dan dipelihara. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah tropis dan lahan yang masih memerlukan penghijauan. Karena area sekolah masih  memiliki ruan...

13 KELEMAHAN GURU DALAM MENGAJAR DAN SOLUSINYA

Guru sebagai tokoh yang berperan besar di dalam sebuah ruang kelas, memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pendidikan anak bangsa. Himbauan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan telah menyebutkan bahwa wajah masa depan bangsa ini berada di ruang-ruang kelas. Akan tetapi, hal itu bukan berarti bahwa tanggung jawab membentuk masa depan hanya berada di pundak pendidik dan tenaga kependidikan di institusi pendidikan. Tugas kita semualah yang turut berperan membantu para guru di seluruh Indonesia untuk bisa mengemban tugasnya dengan baik dan maksimal.             Seluruh elemen bangsa hendaklah memiliki sikap peduli, untuk merasa memiliki atas problematika pendidikan agar bisa menjadi bagian dari ikhtiar untuk mencari solusi terhadap kendala-kendala yang sering ditemui oleh seorang guru ketika ia harus mengajar di depan murid-muridnya. Guru juga hanyalah manusia biasa, yang tidak luput dari kelemahan dan kesalah...

KPI SEKOLAH

Apakah itu KPI? Dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah di Indonesia, barangkali KPI adalah sebuah istilah yang belum begitu popular. KPI adalah Key Performance Index , yaitu sebuah sistim yang sistematik untuk mencapai tujuan atau prestasi yang terukur yang bertujuan melihat kinerja seseorang atau organisasi dalam mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Bagi sebuah sekolah atau lembaga pendidikan KPI menjadi ukuran untuk menentukan hasil dan tujuan dalam mencapai visi dan misi sekolah. Langkah sistematik dalam sebuah KPI dimulai pertama-tama dengan mereview kembali masalah yang terjadi melihat dari data-data. Selanjutnya mencari dan menetapkan masalah berdasarkan prioritas. Menganalisa masing-masing masalah dengan RCA (root cause analize) menggunakan 5W atau why-why analisis. Setelah masalah ditemukan baru kita dapat menentukan cara penyelesaiannya. Selanjutnya dilaksanakan dengan hasil berupa target dan tujuan yang dapat diukur. Tujuan dari KPI bagi sekolah atau lem...

MENGOPTIMALISASI KETRAMPILAN SISWA

Hari Jumat, tanggal 31 Oktober 2014, siswa-siswi kelas 4C Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Ittihad Rumbai melakukan kegiatan membuat kreasi map dari bahan bekas yang di daur ulang. Kegiatan ini berkenaan dengan pembelajaran yang ada pada kurikulum 2013 kelas 4 tepatnya Tema 4 Subtema 2 pembelajaran 3. Kegiatan ini selayaknya dilakukan pada hari Rabu yang lalu, namun karena kegiatan di sekolah diisi dengan peringatan 1 Muharram, maka pembelajaran pada hari pertama ditunda, dan akhirnya dilakukan pada hari Selasanya. Untuk menghemat dan memanfaatkan waktu pembelajaran yang masih tersisa, maka penulis yang kebetulan    bertugas sebagai Guru Kelas di kelas 4C tahun ajaran 2014 ini memutuskan untuk memadatkan pembelajaran yaitu   dengan melaksanakan pembelajaran    melalui penelusuran poin-poin inti pada   kompetensi dasar mana saja yang penting yang bisa langsung diterapkan dan diberikan kepada siswa. Anak-anak kelihatan sangat antusias dalam melaku...